Custom Search

Category Archives: Budaya Sejarah

Seniman Tari: Taralamsyah Saragih (Bangsawan Simalungun yang memiliki kepedulian terhadap seni, budaya dan sejarah Simalungun ini lahir di lingkungan Rumah Bolon (Istana) di Pamatang Raya-Simalungun, Sumatera Utara, 18 Agustus 1918.  Menyelesaikan pendidikan formal di Holandse Inlandse School (HIS) Simalungun.) Mulai mempelajari tari dan musik tradisi Simalungun pada tahun 1926. Antara tahun 1928-1935, ia mempelajari alat-alat musik Selengkapnya . . .

Arbab, Alat Musik Tradisional Simalungun yang Terancam Punah? (Seorang Pria Simalungun dengan Alat Musik Arbab-nya, yang Terancam Punah) DALAM tataran musik dikenal klasifikasi alat musik berdasarkan sumber bunyi, bahan, penggunaan dan lain-lain. Arbab sebagai alat musik tradisional Simalungun digolongkan pada klasifikasi alat musik dawai (senar) yang biasa dikenal dengan istilah kordofon. Alat musik dawai banyak ragamnya Selengkapnya . . .

SAATNYA BERLOMBA-LOMBA BERKARYA DEMI KEBAIKAN SIMALUNGUN Kontributor : Sultan Saragih Berita tentang peristiwa budaya Simalungun baru-baru ini, semisal mengenai keadaan Partuha Maujana Simalungun (PMS) yang belum menunjukkan kepemimpinannya dan peristiwa penyambutan Presiden RI Jokowi, di Parapat yang tidak jadi ‘diberikan’ pakaian adat Simalungun telah menimbulkan polemik dan beban psikologis bagi suku Simalungun. Peristiwa Presiden Jokowi Selengkapnya . . .

Bani Hasoman Na Sihol Mar-Website on Solusini: Dvipantara Hosting Sihol mar-website ham? Atap sihol mar-website na lebih bermutu? Onma… Hujon ma hita: https://www.dvipantarahosting.com/category/blog/ Bani Mahasiswa: Anda adalah mahasiswa/i atau pelajar atau siapa saja yang ingin belajar membuat website dan membutuhkan hosting, sekarang Anda bisa menggunakan paket hosting special dari kami. Yaitu paket Web Hosting Mahasiswa, Selengkapnya . . .

Gotong dan Pakaian Adat adalah Simbol Maruah Suku Simalungun oleh: Masrul Purba Dasuha Penutup kepala orang Simalungun, untuk kaum pria dinamakan gotong dan untuk wanita dinamakan bulang. Terlihat keseragaman bentuk dan bentuk gotong yang digunakan sekarang adalah hasil modifikasi baru atas prakarsa Alm. Tuan Bandar Alam Purba Tambak (Raja Dolog Silou terakhir) sedang motif batiknya Selengkapnya . . .

Sejarah Singkat Masuknya Para Pendatang ke Simalungun Oleh: Masrul Purba Dasuha Mengalirnya gelombang migrasi ke tanah Simalungun berawal dari program pendirian perkebunan di Sumatera Timur yang dimulai oleh Jacob Nienhuys seorang berkebangsaan Belanda pertama kali menjadi pengusaha perkebunan tembakau di Indonesia. Ia tiba pada tahun 1863 dan mendirikan Deli Maatschappij pada tahun 1869 setelah mendapat Selengkapnya . . .

MORGA DAMANIK PENDIRI KERAJAAN NAGUR Sumber: Facebook, Januari 7, 2011 “Menurut Jahutar Damanik, dalam bukunya: Jalannya Hukum Adat Simalungun, 1974” DAMANIK adalah satu marga di antara Marga Nan Empat pada suku Simalungun. Sebutan Damanik muncul dari suatu perkembangan bahasa antara golongan masyarakat pada zaman permulaan. Dimaksudkan sebagai nama pengenal dari salah satu seorang anggota rombongan Selengkapnya . . .

“Sejak Awal Abad ke-20, Nama ‘Simalungun’ Digunakan oleh Pemerintah Hindia Belanda”  oleh: Bapa Mansen Purba, SH Sumber: Blog Budaya dan Sejarah Simalungun (Makalah yang disampaikan pada Seminar Sejarah dan Eksistensi Simalungun yang diselenggarakan oleh HIMAPSI UNIMED tanggal 31 Mei 2008).   JUDUL  makalah yang diminta dari saya adalah Sejarah Simalungun dan Pesannya Bagi Generasi Muda. Judul Selengkapnya . . .

Pada Awalnya Marga Purba Simalungun Tidak Mengenal Cabang Oleh: Masrul Purba Dasuha, S.Pd 22 Juni 2016 Sumber: Kompasiana Pendahuluan Dalam khasanah kebudayaan Simalungun, terminologi “Purba” memiliki beragam makna di antaranya bermakna timur, salah satu bagian delapan arah mata angin (deisa na waluh). Kata ini serumpun dengan kata “purwa” dalam bahasa Jawa yang berakar dari bahasa Selengkapnya . . .

KERAJAAN NAGUR DI SIMALUNGUN: CATATAN DARI PENGELANA ASING DI SUMATRA TIMUR Oleh: Erond L. Damanik, M.Si Pengantar Terdapat dua kerajaan kuno terbesar (the great ancient kingdom) di Sumatra Utara, yaitu Aru dan Nagur. Kerajaan Aru sangat popular dalam tulisan Karo dan khususnya Melayu. Artifak kerajaan ini masih berdiri kokoh berupa batu Nisan bernuansa Islam (Islamic Selengkapnya . . .