Custom Search

Category Archives: Sastra

PARTINGKIAN BANDAR HANOPAN (PBH)  Oleh: Limantina Sihaloho Text reconstructed from oral tradition: (Foto Datu Bolon – hanya ilustrasi, sumber: google) Marbarung-barung ma nabasaia Pangultop-ultop di lambung ni tualang di biding ni Bah Potani. Sanggah mangultop ia, ibogei ma sorani pangian ni bah ai mardilo-dilo: “Honong ma abang,” nini. “Mabiar ahu,” nini, ai lang pande marlanguy ia Selengkapnya . . .

Perda Suttil Oleh Drs Rikanson Jutamardi Purba, Ak “Pilkada kita ditunda. Mereka menggunakan segala upaya dan dana untuk memenangi kasasi. Biarkan saja begitu. Kita menggunakan apa yang tersisa pada kita. Kita akan memenangi pertarungan ini, mereka pasti tak akan menyangka. Saya akan mengusulkan perda Suttil sebagai bahan kampanye, sampai waktunya dilarang. Toh kita belum tahu, Selengkapnya . . .

Parjagul, Pargajul Oleh Drs Rikanson Jutamardi Purba, Ak    Bagaimanalah kami parjuma-juma ini? Tanah tak luas, hasil sedikit, dan hutang menumpuk. Pemerintah, rasanya, terus salah arah. Negara ini sebagian besar dihidupi oleh petani, peternak, dan nelayan, tapi perhatian pemerintah terus saja ke dunia industri. Padahal pabrik-pabrik elektronik asing mulai pada tutup. Sebentar lagi akan banyak Selengkapnya . . .

Simandamei O l e h: Drs Rikanson Jutamardi Purba, Ak[1] Penggagas KoRaSSS (Koalisi Rakyat untuk Siantar-Simalungun Sejahtera) Tagan protes sama Inang, “Aku tak mau makan ikan hiu ini, soalnya bau tukkik…!”[2] Datok[3] mendengar protesnya. Datok segera putar otak dan pergi ke sisi ladang, menciduk air dengan bekas tunggom[4] yang dipotongnya di tengah antara buku pertama Selengkapnya . . .

Hayop Nassiam Ma Marlajar Sahap Simalungun ~ Belajar Kata Bahasa Simalungun (Bagian ke-2) oleh: Jonder W. Sinaga Kata berdasar Abjad “E” Eakh = Ya, jawaban santun mengiyakan dari lawan bicara yang lebih dewasa dengan kita, menyatakan Iya/ jawaban setuju/benar kepada orang yang lebih dewasa dengan kita. Misal : Seseorang dewasa menyuruh atau memerintah kita Contoh Selengkapnya . . .

NAMA ORGAN TUBUH DALAM BAHASA SIMALUNGUN, PAKPAK, DAN KARO   Oleh: Masrul Purba Sidasuha     SIMALUNGUN                    PAKPAK                  KARO                         INDONESIA   ulu                                            takal                          takal                             kepala jambulan/obuk                   buk                            buk                                rambut ambulu                                   mbulu                        mbulu                           bulu salibon                                    celeben                      seliben                          alis huyum                                     kurum                       Selengkapnya . . .

Etah Marlajar Sahap Simalungun oleh: Jonder W. Sinaga   Kata Bahasa Simalungun Berdasar Abjad “A” Ambit = Andai, seandainya, Contoh Kalimat : – Ambit ma namin ijoon ham – Andai/ seandainya Anda disini. – Ambit martugah-tugah ia, seng pala sonon – Seandainya dia memberitahukan sebelumnya, mungkin tidak begini kejadiannya.   Abah = takik, memotong kayu Selengkapnya . . .

KISAH TORAPANGIOU BERTEMU JODOHNYA, DAYANG HAREIHAREI (Bagian Kedua: Kisah Torapangiou) Oleh: Tuan Subirman Damanik/Sidukkap Naburuk 23 September 2016 Torapangiou (Tora) sigomgomi Dolog Batu Takkas, barbarni Tobang, Bolon malojang jambulanni Pusukbuhiton usih Taratinggi pakon harehare akkulani haganup mar ambulu. Hasomalanni mangossop hombun pakon marjirisjiris hun pakpak ni dolog Batu Takkas, hinorhonni hasomalan ni masursur do ganupan Selengkapnya . . .

Kajian Sejarah Bahasa Simalungun Oleh: Masrul Purba Dasuha, S.Pd (Telah Diterbitkan di Majalah Sauhur Edisi II Tahun 2007)   Pendahuluan Bicara mengenai Bahasa Simalungun, maka terlebih dahulu kita mengulas bagaimana sejarah masuknya nenek moyang penutur bahasa Austronesia ribuan tahuan lalu ke nusantara khususnya ke Sumatera Utara. Bahasa Austronesia adalah rumpun bahasa yang terbilang sudah cukup Selengkapnya . . .

Nukilan Bab 10 ‘Pertemuan para Raja di Nagur’  Novel tentang Kerajaan Nagur di Simalungun oleh: David E. Purba Tua “Bah Bolon” mengalir deras.  Bah berarti sungai, sedangkan Bolon adalah besar. Artinya sungai besar atau utama. ‘Sungai utama’ yang digunakan sebagai jalur transportasi dan alat penghubung kotaraja Nagur, Tolbak Pargambirian/Kramat Kubah dengan ‘Bandar Perdagangan’ – sebuah Selengkapnya . . .